Minggu, 09 April 2017

Kegiatan Manusia Yang Menggangu Keseimbangan Ekosistem

Kegiatan Manusia Yang Menggangu Keseimbangan Ekosistem.

1. Perpindahan Penduduk
Perpindahan penduduk mengakibatkan daerah yang didatangi menjadi sangat padat. Misalnya, perpindahan penduduk ke kota-kota besar. Semakin padat jumlah penduduk, semakin luas permukiman yang dibutuhkan. Padahal, jumlah permukiman sangatlah terbatas. Hal ini akan memicu adanya perkampungan kumuh. Perkampungan kumuh mempengaruhi kualitas kesehatan manusia. Selain itu, meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan pencemaran lingkungan meningkat. Akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu/

2. Penebangan Liar dan Pembakaran Hutan
Manusia melakukan penebangan dan pembakaran hutan secara liar. Mereka melakukannya untuk membuka lahan atau mengambil kayu. Kegiatan tersebut tentu saja mengakibatkan hutan menjadi gundul. Beberapa jenis tumbuhan menjadi punah. Hewan pemakan jenis tumbuhan tersebut juga ikut punah. Beberapa hewan yang masih hidup kehilangan tempat tinggal. Mereka pun mengungsi untuk mendapatkan tempat tinggal baru. Mereka tentunya harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Hewan yang tak mampu beradaptasi akan mati.

Selain itu, hutan gundul tidak dapat menahan dan menyimpan air. Akibatnya, bencana alam seperti bancji dan tanah longsor mudah terjadi. Bencana alam membuat manusia kehilangan harta benda. Keseimbangan ekosistem pun terganggu. Perusakan hutan ternyata membawa dampak yang luas.

3. Penggunaan Bahan Kimia Secara Berlebihan
Manusia menggunakan bahan kimia untuk berbagai keperluan. Mereka menggunakannya d rumah tangga, pertanian, maupun industri. Salah satu contohnya adalah penggunaan detergen. Detergen digunakan sebgai bahan pembersih. Bahan ini menghasilkan busa yang dapat mencemari lingkungan. Apalagi jika bisa tersebut dialirkan ke perairan. Akibatnya, sinar matahari tidak dapat menembus di dalam perairan. Proses fotosintesis tumbuhan air menjadi terganggu. Tumbuhan pun kekurangan makanan dan akhirnya mati. Matinya tumbuhan air membuat persediaan oksigen semakin berkurang. Hewan air kekurangan oksigen dan ikut mati juga. Keadaan seperti ini menyebabkan keseimbangan ekosistem terganggu.

Contoh lainnya adalah penggunaan pestisida. Manusia menggunakan pestisida untuk memberantas hama tanaman. Akan tetapi, penggunaan pestisida secara berlebihan dapat berdampak negatif. Pestisida dapat membunuh hewan lain yang menguntungkan.

4. Penggunaan Kendaraan Bermotor

Bahan bakar dibutuhkan untuk menjalankan kendaraan bermotor. Bahan bakar dapat berupa bensin dan solar. Pembaaran bahan bakar menyebabkan polusi udara. Pembakaran tersebut antara lain menghasilkan gas karbodioksida. Jumlah karbondioksida di udara menjadi bertambah. Bumi pun menjadi semakin panas. Kondisi ini menyebabkan beberapa makhluk hidup kesulitan beradaptasi. Beberapa di antara mereka ada yang mati. Keseimbangan ekosistem menjadi terganggu/

5. Perburuan Liar
Sebagian manusia gemar melakukan perburuan liar terhadap hewan dan tumbuhan. Manusia memburunya untuk tujuan tertentu. Perburuan tersebut dapat mengakibatkan kelangkaan hewan dan tumbuhan. Jika tidak dihentikan, perburuan liar dapat menyebabkan kepunahan. Akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu.

6. Pengeboran Minyak di Laut
Biasanya pengeboran minyak dilakukan di tengah laut. Kegiatan ini dapat menyebabkan pencemaran apabila terjadi kebocoran. Kebocoran dapat terjadi saat proses pengeboran maupun pengangkutan. Kebocoran ini menyebabkan minyak mencemari laut. Minyak membentuk lapisan yang menutupi permukaan laut. Sinat matahari terhalang masuk ke dalam laut. Akibatnya, proses fotosintetis tumbuhan laut terhambat. Jumlah oksigen di dalam air laut pun berkurang. Hal ini menyebabkan hean laut kesulitan bernafas. Keseimbangan ekosistem laut menjadi terganggu.

7. Perusakan Terumbu Karang
Terumbu karang merupakan rumah bagi ikan ikan laut. Terumbu karang mempunyai bentuk dan warna yang indah. Ada sebagian kalangan mengambil terumbu karang untuk dijadikan hiasan. Pengambilan ini tentu saja mengancam keberadaan terumbu karang. Apalagi terumbu karang membutuhkan waktu sangat lama untuk terbentuk kembali. Akibatnya, ikan ikan kehilangan tempat tinggal. Ekosistem laut menjadi terganggu. Jika dibiarkan, lambat laun ikan ikan akan punah.

Kegiatan Manusia Yang Menggangu Keseimbangan Ekosistem Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar